may i f**k u ?
musim kawin? why? BIG WHY?
yeah, people all around me have big topic that before we never discussed. KAWIN. dan mereka sepantaran lah sama saya, 22 – 24. apakah itu masa2 nya musim kawin mamalia berjenis manusia? apa alasan mereka cepat kawin? sex solution?
well, punya istri bukan pekerjaan gampang. i guess that just a BRAND NEW problem in life. repot, rumit, stres. hahaha. beberapa mereka bilang, biar ada yang ngurusin, ada yang masak ada yang bikinin lu minuman pulang kerja ada ini ada itu, ya udaah cari pembantu aja. *lu pikir istri = pembantu. saya tidak setuju!. istri. hmm apa yaa? seseorang yang semua yang lu miliki milik dia juga. bukan materi, tapi lebih ke inmateri. family, problems, rain or shine u do it together, and it ain’t easy. blum lagi harus ‘bersatu’ dengan keluarga si istri, huft, i hate new environment.
bayangin aja, misal si istri sakit. nah lho, yang tanggung jawab siapa. klo dia kenapa2, lu bisa digorok ma bokapnya. trus kalo dia hamil, ya tuhan, repot. minta mangga muda tengah malam lah, minta duren isi kelapa muda lah, ga elit banged yak, hahaha.
beberapa mereka bilang, someday u will feel the same way too. hmm, ga tau juga si gw. skarang blum kepikiran sama sekali. masi banyak yang harus diselesaikan, studi, bahagiain ortu, nimbun harta, baru kayanya kepikiran buat bekeluarga.
trus ada lagi yang bilang, klo ga ada pasangan, atas apa yang telah lu raih itu jadi percuma. percuma?? disagree with that. i still have my big family then i can share with them, mereka sudah ada dalam hidup sejak hari pertama saya hidup di dunia, bukankan mereka top chart VVIP??
ah ga tau, yang mo kawin selamat kawin aje, kasi undangan aja pokoke, kali aja bisa menginspirasi saya, hahaha.. WE’VE JUST MARRIED and FU**ED..
Belum ada trackback.